Iklan

AdSense

Minggu, 23 Agustus 2015

Permainan Gasing di Lombok

Jaman boleh berubah, teknologi semakin canggih yang kemudian kita kenal gadget. Ditambah lagi dengan dunia Internet yang membuat orang "lupa diri" apa lagi adanya game online. Bahkan ada sebuah ungkapan bahwa Handphone/Smartphone dapat mendekatkan yang jauh (postif) namun menjauhkan yang dekat (negatif). Benarkah?

Namun tidak dengan permainan tradisional yang satu ini, Gasing. Permainan ini masih lestari sampai saat ini, dan masih di mainkan oleh orang tua sampai yang muda. Permainan Gasing ini begitu lestari di Lombok, namun mungkin hanya beberapa orang saja yang masih memainkannya. Seperti foto di bawah ini, yang saya abadikan tahun lalu (2014) di Desa Kopang Rembiga Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Menurut sumber yang saya baca di Wikipedia Indonesia, Gasing atau Gangsing adalah mainan yang bisa berputar pada poros dan berkeseimbangan pada suatu titik. Gasing merupakan mainan tertua yang ditemukan di berbagai situs arkeologi dan masih bisa dikenali. Selain merupakan mainan anak-anak dan orang dewasa, gasing juga digunakan untuk berjudi dan ramalan nasib
Sebagian besar gasing dibuat dari kayu, walaupun sering dibuat dari atau bahan-bahan lain. Kayu diukir dan dibentuk hingga menjadi bagian badan gasing. Tali gasing umumnya dibuat dari nilon, sedangkan tali gasing tradisional dibuat dari kulit pohon. Panjang tali gasing berbeda-beda bergantung pada panjang lengan orang yang memainkan.

Berikut beberapa foto dokumen pribadi yang di ambil dari Instagram @rian_wf : 

Terimakasih sudah berkunjung ke blog ini, silahkan berikan penilaian untuk artikel ini di kolom bawah, jangan lupa berlangganan juga untuk membaca artikel lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar