Berikut ini adalah 3 Air Terjun (Curug) Tercantik yang ada di Provinsi Banten.
1.Air Terjun Curug Cihear - Lebak
![]() |
| @unyil92 - (instagram) |
Curug Cihear berada di Gunung Leutik tepatnya di dalam Kawasan Gunung Halimun Salak. Air terjun in berdekatan dengan wisata Arung Jeram Sungai Ciberang.
Curug Cihear memiliki aliran air yang sangat deras dan indah dengan ketinggian air ± 25 m, dengan lebar sekitar 6 meter.
Lokasinya terletak di antara Desa Cigobang dan Desa Ciladaeun Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Propinsi Banten.
Berjarak sekitar 100 km dari Jakarta lewat Balaraja atau 80 km dari Serang lewat Pandeglang dan Rangkasbitung.
Jika dari arah timur dapat melalui Bogor dengan waktu tempuh sekitar 3-4 jam melalui rute Bogor - Leuwiliang - Jasinga - Cipanas - Kampung Muhara.
Atau jika dari arah barat melalui Rangkasbitung dengan waktu tempuh sekitar 2,5 jam melalui rute Rangkasbitung - Sajira - Cipanas - Kampung Muhara.
Selanjutnya dari kampung Muhara perjalanan diteruskan melalui jalur pendakian sejauh 5 km selama 3 jam, dan 1,5 km dari Desa Cigobang dengan waktu 1 Jam.
Sumber: bantenculturetourism.com
2.Air Terjun Curug Putri - Pandeglang
![]() |
| newsmedia.co.id |
Curug Putri ini berada dikawasan Gunung Pulosari membuat lokasi curug ini berada ditempat ketinggian, sehingga untuk mencapainya memerlukan pendakian yang berliku dan stamina yang prima.
Lokasinya terletak di Desa Cilentung, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Propinsi Banten.
Berjarak sekitar 25 km dari pusat kota Pandeglang dengan rute yang ditempuh Kota Pandeglang – Mengger menuju Mandalawangi – Cilentung – Curug Putri. Kondisi jalan menuju ke sana cukup bagus akan tetapi sempit dan berkelok. Sesampainya belokan ke arah Gunung Pulosari jalan masih berbatu dan terjal.
Dari kota tangerang arahkan kendaraan ke Menger, sesampainya di pertigaan Menger ambil jalur lurus ke arah Mandalawangi. Sesampainya di pasar Pari ambil jalur lurus ke arah Carita hingga tiba di Desa Ciletung, Di desa ini ada plang petunjuk berwarna hijau dengan tulisan “1. Air Terjun Curug Putri dan 2. Kawah Gunung Pulosari”. Ambillah belokan ke kiri ke arah Gunung Pulosari.
Bagi yang menggunakan kendaraan umum dari Kota Pandeglang naik angkutan kota menuju Mengger. Dari Mengger ganti angkot dengan trayek menuju Desa Pari.. Selanjutnya dari desa Pari diteruskan dengan menggunakan ojeg atau berjalan kaki ke pos pintu masuk lokasi curug.
Setibanya di pos pintu masuk di Desa Ciletung perjalanan diteruskan dengan berjalan kaki melalui jalan setapak yang berbatu sekitar 2 km ke lokasi curug berada.
Tiket dan Parkir
Tiket masuk adalah Rp 5000 perorang.
Wisata Lain
Tak jauh dari dari lokasi wisata ini sekitar 800 m terdapat Kawah Pulosari. Selain itu juga terdapat objek wisata lain berupa sumber air panas.
Sumber:
sites.google.com
3.Air Terjun Curug Cigumawang - Serang
![]() |
| @aridewanto_o (instagram) |
Curug Cigumawang memiliki ketinggian terjunan air sekitar 40 m. Sumber mata air Curug Cigumawang berasal dari Gunung Buntu. Di pusat sumber mata air ini terdapat batu besar yang menutupi sumber air tersebut sehingga membentuk aliran sungai kecil yang mengalir disebelah kanan curug tersebut.
Di lokasi curug ini sering digunakan untuk kegiatan panjat tebing, perkemahan dan outbound.
Nama Cigumawang dalam bahasa sunda berarti bawang. Konon dahulu sekitar tahun 70-an masyarakat sekitar curug ini jika melihat jatuhan air curug tersebut dengan debit airnya yang masih deras membentuk menyerupai bawang.
Bahkan menurut orang tua disana, jikakalau orang yang berpacaran berkunjung ke Curug ini pasti akan menikah. Selain itu juga air dari Curug Cigumawang ini bisa menyembuhkan segala penyakit.
Lokasinya terletak di Desa Kadu Bereum, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Propinsi Banten.
Berjarak sekitar 25 km dari kota Serang (Terminal Pakupatan Serang) ke arah Ciomas atau sekitar 5 km ke arah barat lokasi wisata Pemandian Air Cirahab. Jika dari jalan raya Cinangka berjarak 10 km ke arah selatan.
Untuk menuju curug ini dapat ditempuh dengan kendaraan umum maupun pribadi sekitar 1 jam dari Kota Serang. Ada dua pintu masuk menuju lokasi ini, salah satunya melalui pasar Padarincang
Jika menggunakan kendaraan umum dari Kota Serang, perjalanan dimulai dari Terminal Pakupatan Serang naik angkot warna biru jurusan Kebon Jahe (ongkos Rp 4000 dengan waktu tempuh sekitar +- 15 menit). Selanjutnya berganti angkot (warna angkot hijau atau kuning) dengan jurusan Pasar Padarincang (ongkos Rp 8000 dengan waktu tempuh sekitar 1 jam).
Dan akhirnya setelah sampai dipasar Padarincang dilanjutkan dengan berjalan kaki melalui pematang sawah, kebun dan menyebrangi sungai menuju lokasi dengan jarak tempuh sekitar 1 km (atau sekitar 30 menit waktu tempuh yang dibutuhkan).
Tiket dan Parkir
Tiket masuk adalah Rp 5000 per orang, dimana gardu tiketnya berada kira-kira di tengah perjalanan menuju curug tersebut. Harga parkir resmi belum tersedia karena ketiadaan lahan parkir sehingga pengunjung dapat menitipkan kendaraannya ke penduduk setempat di areal halaman rumahnya. Biaya parkir umumnya berkisar Rp 3000 per kendaraan.
Fasilitas dan Akomodasi
Di sekeliling lokasi air terjun terdapat beberapa fasilitas umum yang cukup lengkap seperti warung, mushola, bumi perkemahan, ruang ganti dan toilet, tapi sayang semuanya dalam kondisi yang kurang terawat. Selain itu akses jalan menuju lokasi masih berupa tanah atau belum diaspal dan juga ketiadaan lokasi parkir.
Juga papan petunjuk menuju area wisata ini juga tidak ada sehingga pengunjung harus rajin bertanya kepada penduduk sekitar untuk mengetahui keberadaan lokasi air terjun tersebut.
Sumber:
farida-hartati.blogspot.com
wisatabanten.com
Semoga bermanfaat.

















